6 Ciri Karakter Anak Bermasalah

Enam Ciri Karakter Anak Bermasalah

“Mungkinkah mengetahui dan memastikan apakah seorang anak itu bermasalah, dalam waktu 5-10 menit pertama saat kita bertemu dengannya?” Jawabannya adalah “mungkin” dan “pasti”. Itu pertanyaan yang sering saya ajukan kepada peserta seminar ataupun para orangtua yang sedang bersemangat belajar dan mencecar saya dengan berbagai pertanyaan seputar anaknya.

Rahasia tersebut akan saya bahas sekarang, rahasia yang sering saya gunakan untuk menganalisa seorang anak. Apakah dia bermasalah, bahkan setelah mempelajarinya dengan seksama kita mampu meramal masa depan seorang anak. Wow, tenang ini bukan obral janji, tapi ini pasti. Dari hasil menangani berbagai kasus keluarga dan individu maka terbentuklah suatu pola yang akurat ditiap individu. Kebanyakan klien saya jika memiliki masalah, kebanyakan masalah tersebut  dan sebagian besar masalah itu berasal dari 2 hal. Ini juga rahasia (Rahasia dari ruang terapi saya), tapi akan saya bongkar habis.

Baiklah 2 hal tersebut berasal dari :

  • Keluarga (keluarga yang membentuk masalah tersebut secara tidak sengaja).
  • Masalah tersebut berasal dari usia 7 tahun kebawah.

 

Keluarga, adalah faktor penting dalam pendidikan seorang anak. Karakter seorang anak berasal dari keluarga. Dimana sebagian sampai usia 18 tahun anak-anak diIndonesia menghabiskan waktunya 60-80 % bersama keluarga. Manusia berbeda dengan binatang (maaf..) seekor anak kucing yang baru lahir, bisa hidup jika dipisahkan dari induknya, dan banyak binatang yang lain yang memiliki kemampuan serupa. Manusia tidak bisa, sampai usia 18 tahun masih membutuhkan orangtua dan kehangatan dalam keluarga. Sukses seorang manusia tidak lepas dari “kehangatan dalam keluarga”. Akan sangat banyak hal yang akan dikupas dari tiap tahun kehidupan manusia dan kebutuhannya serta cara memenuhi kebutuhan tersebut, terutama aspek emosi. Saya tidak akan meneruskannya, kita akan bahas dikesempatan lainnya, kini kita kembali ke cara mengetahui ciri anak bermasalah.

Usia 7 tahun kebawah? Ada apa pada usia ini? Pada masa ini kebanyakan (85%) letak masalah atau asal muasal masalah / hambatan seorang manusia tercipta. Istilah kerennya Mental Block. Karakter yang menghabat pencapaian cita-cita pribadi kita. Dan biasanya akan terasa pada usia 22 tahun ke atas. Woo… segitunya? Ya Mental Block seperti program yang seakan-akan dipersiapkan (karena ketidak sengajaan dan ketidak tahuan orangtua kita) untuk menghambat berbagai macam aspek dalam kehidupan kita. Aspek itu bisa berupa Karier (takut kaya, takut jabatan tinggi) kesehatan (tubuh gemuk, alergi) Relationship (tidak gampang cocok dengan pasangan/teman, paranoid) dan lain hal, serta masih banyak lagi.

Ada apa dengan 7 tahun kebawah dan disekitar 7 tahun pertama kehidupan manusia? Baiklah saya jelaskan, pada masa ini kita membutuhkan, kebutuhan dasar Emosi yang harus terpenuhi ingat HARUS terpenuhi. Jika pada masa ini lewat dan tidak terpenuhi  maka, akan terjadi Mental Block pada diri anak tersebut. Inilah asal muasal dimana Mental Block terbentuk. Karena tidak terpenuhinya kebutuhan dasar Emosi yang dibutuhkan seorang manusia. Kebutuhan apa yang dibutuhkan pada anak seusia itu? Sehingga fatal akibatnya (pada masa dewasa anak tersebut) jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi

 

Ada 3 kebutuhan yang harus dipenuhi pada anak usia 0 – 7 tahun bahkan lebih, cara ini adalah kunci dalam pendidikan karakter, agar karakter anak kita bisa tumbuh dan berkembang maksimal. Disamping itu ketiga hal inilah asal muasal Mental Block yang sering kali terjadi atau terasa sangat menganggu pada saat anak tersebut dewasa. Yaitu :

1. Kebutuhan akan rasa aman
2. Kebutuhan untuk mengontrol
3. Kebutuhan untuk diterima

3 kebutuhan dasar emosi tersebut harus terpenuhi agar anak kita menjadi pribadi yang handal dan memiliki karakter yang kuat menghadapi hidup. Ini akan sangat panjang sekali jika dijelaskan, nah mengingat kita membahas ciri – ciri karakter anak bermasalah maka kita akan kembali ke topic tersebut.

Sebenarnya ada 6 ciri karakter anak yang bermasalah, cukup kita melihat dari perilakunya yang nampak maka, kita sudah dapat melakukan deteksi dini terhadap “musibah besar” dikehidupan yang akan datang (baca: semakin dewasa) dan secepatnnya dapat melakukan perbaikan.

Inilah ciri-ciri karakter tersebut :

1. Susah diatur dan diajak kerja sama
Hal yang paling Nampak adalah anak akan membangkang, akan semaunya sendiri, mulai mengatur tidak mau ini dan itu. pada fase ini anak sangat ingin memegang kontrol. Mulai ada “pemberontakan” dari dalam dirinya. Hal yang dapat kita lakukan adalah memahaminya dan kita sebaiknya menanggapinya dengan kondisi emosi yang tenang.
Ingat akan kebutuhan dasar manusia? Tiga hal diatas yang telah saya sebutkan, nah kebutuhan itu sedang dialami anak. Kita hanya bisa mengarahkan dan mengawasi dengan seksama.

2. Kurang terbuka pada pada Orang Tua
Saat orang tua bertanya “Gimana sekolahnya?” anak menjawab “biasa saja”, menjawab dengan malas, namun anehnya pada temannya dia begitu terbuka. Aneh bukan? Ini adalah ciri ke 2, nah pada saat ini dapat dikatakan figure orangtua tergantikan dengan pihak lain (teman ataupun ketua gang, pacar, dll). Saat ini terjadi kita sebagai orangtua hendaknya mawas diri dan mulai menganti pendekatan kita.

3. Menanggapi negatif
Saat anak mulai sering berkomentar “Biarin aja dia memang jelek kok”, tanda harga diri anak yang terluka. Harga diri yang rendah, salah satu cara untuk naik ke tempat yang lebih tinggi adalah mencari pijakan, sama saat harga diri kita rendah maka cara paling mudah untuk menaikkan harga diri kita adalah dengan mencela orang lain. Dan anak pun sudah terlatih melakukan itu, berhati-hatilah terhadap hal ini. Harga diri adalah kunci sukses di masa depan anak.

4. Menarik diri
Saat anak terbiasa dan sering Menyendiri, asyik dengan duniannya sendiri, dia tidak ingin orang lain tahu tentang dirinya (menarik diri). Pada kondisi ini kita sebagai orangtua sebaiknya segera melakukan upaya pendekatan yang berbeda. Setiap manusia ingin dimengerti, bagaimana cara mengerti kondisi seorang anak? Kembali ke 3 hal yang telah saya jelaskan. Pada kondisi ini biasanya anak merasa ingin diterima apa adanya, dimengerti – semengertinya dan sedalam-dalamnya.

5. Menolak kenyataan
Pernah mendengar quote seperti “Aku ini bukan orang pintar, aku ini bodoh”, “Aku ngga bisa, aku ini tolol”. Ini hampir sama dengan nomor 4, yaitu kasus harga diri. Dan biasanya kasus ini (menolak kenyataan) berasal dari proses disiplin yang salah. Contoh: “masak gitu aja nga bisa sih, kan mama da kasih contoh berulang-ulang”.

6. Menjadi pelawak
Suatu kejadian disekolah ketika teman-temannya tertawa karena ulahnya dan anak tersebut merasa senang. Jika ini sesekali mungkin tidak masalah, tetapi jika berulang-ulang dia tidak mau kembali ke tempat duduk dan mencari-cari kesempatan untuk mencari pengakuan dan penerimaan dari teman-temannya maka kita sebagai orang tua harap waspada. Karena anak tersebut tidak mendapatkan rasa diterima dirumah, kemanakah orangtua?

Salam
Timothy Wibowo


Miliki 9 Rahasia Penting Dalam Membangun Karakter

Success Begins With Character

Temukan kebenaran dalam mendidik anak dalam buku Success Begins With Character. Buku ini akan MENAMPAR anda dan mungkin membuat anda merasa tidak nyaman, karena banyak hal yang mungkin saja selama ini anda pikir BENAR namun pada kenyataannya SALAH.

Buku ini akan melengkapi anda dari sisi paradigma dan ide pengajaran kreatif serta pembentukan lingkungan yang baik untuk pendidikan karakter.

Kini anda sudah bisa mendapatkannya secara online, hanya Rp 99.000
Untuk pemesanan pre order, kami memberikan GRATIS ONGKOS KIRIM ke seluruh wilayah Indonesia. Kesempatan ini hanya berlaku SEBELUM 30 DESEMBER 2014.

Buku ini dicetak terbatas dan tidak dijual ditoko buku manapun, pemesanan buku hanya dapat dilakukan secara online melalui website kami. Grab fast, STOK TERBATAS!!

Klik Disini !!

103 Comments

  1. kok semakin membaca artikel ini serasa makin banyak ngga tau ya, mana yang boleh dan tidak untuk anak

    Reply
    • Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri pada anak umur 6 tahun?

    • Pendidikan Karakter

      Sering-seringlah berikan label dan kata-kata positif yang dapat meningkatkan kepercayaan dirinya. Buatlah metode iklan seperti di tv, ulang terus kata-kata positif kepada anak anda sehingga dia sadar bahwa “label” nya adalah dia anak yang hebat dan percaya diri.

  2. anak saya umur 2,5 tahun terkadang keras kepala, kalau A harus A tetapi terkadang juga penurut dan mengerti dengan orang lain.
    hal tersebut apakah termasuk anak bermasalah? dan bagaimana cara mengatasinya?

    terima kasih atas jawabannya.

    Reply
    • Anak saya usia 5 tahun kurang 2 bulan. Dia bermasalah dengan waktu.
      Apa yang seharusnya saya lakukan?

      Mohon saran pak
      Terima kasih

    • Pendidikan Karakter

      Berikan konsekuensi dan aturan yang jelas dan tegas.

  3. anak saya berumur 3,5 tahun, ia sudah ikut les menghafal huruf dan bahasa inggris. Dia sudah melakukannya dengan baik dan dia sudah bisa di uji dengan huruf diacak. Tetapi giliran disuruh menulis ia sangat susah sekali diajari, bahkan sampai di bentak pun tetap juga tidak mau.

    mohon kpd bpk Timothy sarannya
    terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Pada usia segitu anak tidak perlu dipaksakan menulis, dan tidak perlu diberi stimulasi dengan bentakan saat belajar. Hal itu justru akan membuat dia trauma untuk belajar. Proes belajar ada tahapannya, seperti anak baru lahir tidak bisa langsung jalan, sama dalam menulis pun anak butuh waktu dan penyesuaian.

      Sebagai orangtua hal ini tidak perlu dikuatirkan, pasti dia akan dapat melaluinya. Berikan saja cinta dan kasih sayang saat dia belajar, maka dia akan suka sekali belajar (karena dia mengkaitkan rasa nyaman disayangi saat belajar).

  4. saya sangat senang membaca artikel anda, disini yang ingin saya tanyakan bagaimana cara menumbuhkan kembali rasa percaya diri pada anak yang sudah berumur 10 tahun?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Buatlah metode iklan seperti di tv, ulang terus kata-kata positif kepada anak anda sehingga dia sadar bahwa “label” nya adalah dia anak yang hebat dan percaya diri.

      Fungsi iklan adalah mengingatkan bukan? Membranding sesuatu produk, misal jika saya katakan pasta gigi anda ingat apa? kecap? mie instant? Anda sudah punya label untuk itu kan? Nah, lakukan itu berulang-ulang, misal: kamu anak hebat, anak yang luar biasa, mama yakin kamu bisa nak dan lain-lain.

  5. saya sudah berumur 33 tahun, tetapi sampai saat ini masih merasakan beberapa efek seperti:
    1. kurang terbuka pada ortu (terutama ibu)
    2. menanggapi negatif (sudah semakin berkurang dengan bertambahnya usia dan kedewasaan)
    3. menarik diri
    4. menolak kenyataan

    Apa yang harus saya lakukan agar apa yang saya alami ini tidak sampai terulang terhadap putra-putri saya nanti?

    Sampai saat ini saya masih tetap berjuang untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang saya alami, sangat sulit dan butuh waktu yang sangat panjang dan lama mengingat saya tidak didampingi psikolog atau ahli yang mengerti tentang hal ini

    Beruntung, pasangan saya saat ini sangat mendukung dan mengerti kondisi saya, tetapi saya juga tidak mau jika hal ini terus berlanjut nantinya merusakkan hubungan yang tengah kami jalin, karena setiap orang ada batas kesabaran dalam menghadapi sesuatu.

    Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus menemui psikolog atau psikiater?

    Terima kasih sebelumnya

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Belajarlah menerima diri sendiri dan berterima kasih kepada diri sendiri. Cobalah berlatih berterima kasih terhadap kehidupan ini, tulis setiap hari 25 hal yang anda syukuri setiap harinya pada selembar kertas selama 30 hari. Cara ini dapat membantu orang untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

      Jika anda membutuhkan obat anda bisa ke psikiater, tetapi jika tidak membutuhkan obat bisa ke psikolog. Pendekatan mereka menangani masalah kejiwaan (emosi) berbeda didalam hal itu (ada bantuan obat atau tidak).

  6. Saya ingin curhat tentang anak saya yang pertama berumur 20 bulan. Sekarang dia dalam keaadaan ingin mengetahui segala sesuatunya dan keadaan lingkungan di rumah, ayah bekerja, sedangkan saya masih menjadi ibu rumah tangga dikarenakan habis melahirkan. Anak kedua kami sekarang berumur masih 2 bulan dan dalam mengurus keperluan anak saya yang pertama saya juga dibantu oleh seorang baby sitter.

    Saat ini kalau menurut pendapat saya, anak saya yang pertama sedang mengalami masa-masa agresif, dimana jika ia merasa gemas akan mencubit lawan bicara atau bermainnya. Dan apabila dinasihatkan atau diajak berbicara berdua sering acuh dan pura-pura menanyakan ini itu. Jika meminta sesuatu tidak diberi kadang memukul.

    Yang ingin saya tanyakan, bagaimana menyikapi perilaku anak yang sedang menghadapi tahap ini? Dan bagaimana cara mendisiplinkan anak sejak dini?
    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Pada dasarnya anak tidak punya konsep bagaimana aturan hidup di dunia, semua perlu belajar. Tidak ada masalah jika di awal anak suka semaunya, acuh tak acuh, berlaku agresif semaunya. Yang harus dilakukan adalah buatlah aturan untuk dia. Ajarkan 2-3 aturan dasar dan konsisten orangtua lakukan serta contohkan. Anda bisa membaca beberapa pertanyaan dan jawaban di atas, ada banyak sekali tips untuk anda.

  7. Anak saya sangat aktif, saya takut itu menjadi tabiatnya kelak.
    Bagaimana sebaiknya pembentukan karakter anak pada usia dini?

    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Tidak ada yang salah dengan tabiat aktif selama itu positif, kelak dia akan mudah menjemput sukses. Sukses bukan ditunggu, tetapi dijemput. Untuk penjelasan lengkapnya anda bisa membacanya di buku kami 7 Hari Membentuk Karakter Anak yang akan terbit di Gramedia 06 Agustus 2012.

  8. Assalamualaikum..
    Begini pak, saya sebagai salah satu pendidik di lembaga pendidikan anak usia dini, saya mempunyai masalah. Si anak susah dibawa kerjasama, susah diatur dan bagaimana caranya supaya belajar di sekolah itu dari hari-ke hari itu tidak jenuh dan membuat si anak gembira, betah dan besoknya mau untuk sekolah lagi?

    Saya tunggu jawabanya
    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Anak butuh cinta dan kasih sayang, anak yang tidak menurut artinya sedang butuh perhatian. Sarankan orangtua untuk mencintai anaknya, untuk penjelasan secara lengkap bisa anda baca pada buku kami7 Hari Membentuk Karakter Anak atau anda dapat merangsang anak sebelum belajar dengan bermain bersama atau menyanyi. Lakukan kegiatan yang riang bersama-sama.

  9. Jadi pada dasarnya banyak cara dan alternatif untuk mendidik karakter anak, ada yang mau saya sharingkan bahwa setiap anak pada awal muanya adalah bersih atau suci, tinggal kita sebagai orang tua yang melestarikan. Suatu contoh anak kalau di rumah patuh terhadap orangtua tetapi setelah keluar dari rumah ada perbedaan. Mungkin itu harus digali, perbedaan apa yang sangat menonjol.

    Reply
  10. Kalau memang anaknya super jahil bagaimana? Dibilangin malah tambah gila tingkahnya
    Padahal dibilangnya dengan cara halus

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Anak jahil adalah anak yang sedang mencari perhatian. Dia tahu itu salah, tetapi dia sedang ingin diperhatikan dan mendapatkan kasih sayang.
      Dia tidak butuh diberi tahu, tetapi dia butuh diperhatikan dan disayangi.

  11. Selamat pagi..
    Saya ingin tanya, anak sulung saya selalu cari-cari perhatian dengan selalu menggoda adiknya, jarak usia mereka 2,5 tahun. Setiap mereka bertengkar, saya tidak pernah membela salah satunya, keduanya saya beri pengertian apa kesalahan si kakak dan apa kesalahan si adik.

    Kira-kira sudah tepatkah cara saya menghadapi mereka? Tetapi terkadang saya lepas kontrol dengan menyalahkan si kakak apabila si adik sampai menangis. Saya takut jika sikap saya bisa menurunkan rasa percaya diri si kakak. Sebaiknya bagaimana cara yang tepat menyelesaikan problem saya? Karena akhir-akhir ini si kakak lebih tidak mau mengalah dengan adiknya.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Buatkan aturan yang jelas dan batasi hak si kakak. Misal mainan di sita Ayah selama 2 hari atau sejenisnya, ambil haknya. Aturan harus dikomunikasikan terlebih dulu, hindari tiba-tiba anda menyita mainan, ada baiknya segala sesuatunya di informasikan terlebih dahulu dan jelas.

  12. Saya punya 2 anak putri, yang pertama usia 6 tahun dan yang kedua usia 2 tahun. Sifat kedua anak ini sangat berbeda, si adik senang sekali merebut apa yang dipunyai kakaknya dan menganggap semua miliknya, boleh dibilang menang sendiri dan semaunya. Jika menginginkan sesuatu, dia memukul untuk mendapatkan apa yang dia mau, atau jika tidak suka sesuatu dia membanting. Sedangkan si kakak sering kali mengalah, sampai kesabarannya hilang karena terlalu sering mengalah pada adik, sampai-sampai ketika dia kesal sepertinya dia sangat membenci adiknya, dia berteriak pada adiknya dan kelihatan sangat marah. Kami orangtuanya seringkali menasehati si kakak supaya mengalah pada adiknya, tetapi dia bilang adiknya itu menyebalkan.

    Bagaimana solusi untuk masalah seperti ini?
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih, Tuhan memberkati.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Terapkan disiplin dan contoh perilaku yang anda harapkan dari si kecil. Jika ada perilaku yang tidak baik dan menganggu kakaknya berikan contoh perilaku yang sebaiknya dia lakukan. Selagi kecil “paksa” anak mengikuti contoh kita. Paksa disini berarti memberikan contoh sesering mungkin dan bantu si kecil memunculkan perilaku trsebut.

      Untuk cara mendisiplinkan anak, anda dapat mendownload E-Booknya secara gratis 6 Cara Mendisplinkan Anak, semoga bermanfaat.

  13. Bila mental blok sudah terlajur terbentuk pada diri seseorang yang sudah dewasa, apakah ada solusinya?

    Terimakasih atas jawabannya.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Ada, dengan mengikuti terapi psikologi. Terapi dengan model seperti ini sanggat cepat membantu anda lepas dari masalah mental anda.

  14. Keponakan saya sudah kelas 6 SD. Dia tidak pernah mau disuruh bahkan ketika kita bilang tolong saya. Dia tidak mau mendengar nasehat siapapun, kecuali nasehat saya, itupun juga harus pada waktu yang tepat. Ayah dan ibunya bercerai, dia ikut ibunya tinggal di rumah neneknya, dia sering sekali dimarahi karena bandel dan sering sekali diolok karena dianggap selalu berlaku seperti anak kecil, sehingga kakeknya harus sangat keras sekali padanya. Kira-kira apa yang salah dengannya? Dan bagaimana sebaiknya mendidik dia? Saya sangat kasihan sekali padanya bila ini terus berlanjut sampai dia dewasa.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Dia membutuhkan kasih sayang dan perhatian. Perhatian yang dimaksud disini adalah dimengerti bukan diperhatikan “sudah makan atau kebutuhan fisik”. Yang dilakukan sebenarnya adalah bentuk lain mencari perhatian. Minta perhatian tentu saja dijawab dengan perhatian, anda penjelasan detail tentang bagaimana memberikan perhatian kepada anak semacam ini di buku 7 Hari Membentuk Karakter Anak.

  15. Bagaimana saya mengatasi anak saya, ternyata anak saya juga termasuk dalam 6 ciri anak bermasalah, dan usianya sudah 15 tahun?
    Yang lebih saya bingung lagi adalah usia saya 34 tahun, dan setelah membaca artikel ini ternyata saya sebagai orangtua juga termasuk dalam 6 ciri anak bermasalah.
    Harus bagaimana saya memulai?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Sadari dan lakukan disiplin positif untuk berubah ke arah positif. Disiplin positif (berdoa rutin,membaca buku positif, olah raga, dll)

  16. Anak saya berumur 9 tahun, tetapi dalam segala hal misalnya sholat, belajar, waktunya tidur, mengaji, bahkan makan pun harus dibilangin terus, bagaimana supaya anak saya bisa tau sendiri tugas-tugasnya?
    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Solusi anda ada di ebook 6 Cara Mendisiplinkan Anak, anda bisa mendownloadnya secara gratis 6 Cara Mendisplinkan Anak, serta lakukan proses disiplin tersebut dengan konsisten.

  17. Lumayan tapi belum menjawab pertanyaanku.

    Reply
  18. Saya bingung mencari cara yang tepat untuk menghadapi anak perempuan saya yang berusia 13 tahun, mulai senang dengan lawan jenis, tidak kosentrasi belajar, agak cuek dan mulai keras kepala, tetapi bila di nasehati dan ditanya sangat pintar memberi alasan yang sebenarnya saya merasa itu hanya sekedar untuk membela diri saja agar tidak terlihat salah. Memang dari kecil anak saya tidak tinggal bersama saya melainkan dengan neneknya di kota lain, walau begitu saya rutin menelepon bertanya keadaannya, sekolahnya, mendengar curhatnya. Saya takut ini tidak baik untuk dia kelak, apa yang harus saya lakukan secara kondisi berjauhan?

    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Dengan kondisi orangtua yang jauh mungkin teman sebayanya dapat memberikan kebutuhan yang masih kosong tersebut. Telepon setiap hari tidak menjamin keinginan hatinya terpenuhi, anak seusia ini yang dibutuhkan adalah pemahaman emosi, dimengerti kebutuhan emosinya.

  19. Salam,

    Saya sudah membaca e-book 6 cara mendisiplinkan anak. Sebuah e-book yang sangat menarik dan sangat memberkati, tetapi masalahnya rasanya apa yang tertulis dalam e-book tersebut agak sulit untuk bisa saya terapkan kepada salah satu anak saya yang berusia 12 tahun. Dia seorang lelaki, karena anak saya ini hampir sama skali tidak pernah memiliki rasa bersalah ataupun menyesal karena sudah melakukan hal yang buruk atau tidak baik, dan hampir tidak memiliki beban untuk menjadi lebih baik lagi.

    Misalnya, ia dapat nilai jelek di sekolah, ketika ditegur atau dinasehati ia tidak menunjukkan sikap menyesal atau malu karena nilai jelek yang ia dapat dan tidak nampak usaha dia untuk memperbaiki nilai tesebut. Dia nampak santai saja seperti tidak ada sesuatu yang buruk terjadi, atau ketika dia mendapat peningkatan nilai dan kami sebagai orangtuanya memuji atau bahkan memberi hadiah (padahal nilai yang diperolehnya juga masih sangat rendah) ia pun akan menunjukkan sikap cepat puas dan tidak berusaha menjadi lebih baik lagi. Segala cara sudah kami lakukan untuk membawanya terapy, tetapi seperti sikat gigi setiap hari, mandi, belajar atau menjaga barang-barang pribadinya sekalipun harus terus selalu kami ingatkan. Tidak pernah ada motifasi dalam dirinya untuk berubah atau menjaga apa yang dia punya.

    Sekalipun kami ingatkan untu sikat gigi misalnya, dia pun tidak langsung melakukannya tetapi dibutuhkan minimal 5 kali pemberitahuan barulah dia melakukan, dan hal kecil tersebut selalu terjadi setiap hari. Dia terlihat tidak perduli dan tidak malu ketika melihat ayahnya menghabiskan jutaan uang untuk membayar guru privat untuk memberinya pelajaran tambahan di rumah, tetapi hasilnya ia tetap saja mendapat nilai terburuk di kelasnya. Dia selalu memiliki alasan atas (yang kalau boleh disebut sebagai) kesalahannya.

    Sudah 2 kali sudah saya bawa dia pergi test IQ di 2 rumah sakit berbeda dan hasilnya IQ anak saya sebenarnya cukup bagus yaitu 113 tapi entah kenapa dia seperti tidak “mampu” mengikuti pelajaran. Saya dan suami melihat anak kami ini memiliki sifat pemalas dan mementingkan diri sendiri yang sangat tinggi. Dia tidak perduli apa yang orang rasa dan yang penting untuknya adalah dia happy saja, dan ketika dia tahu dia sudah menyakiti atau membuat orang lain kecewa, tidak pernah ada rasa penyesalan atau malu yang ia tunjukkan bahkan dia malah menyalahkan orang lain. Sungguh saya dan suami sangat bingung menangani anak kami yang satu ini sebab adik-adiknya yang lain tidak ada yang seperti ini.

    Sometimes I really dont know what do I suppose to do but I know I must do something! Please give me some advices.
    Many Thanks

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Cobalah dengan menerima dia apa adanya dan mencintai anak ini tanpa syarat. Jika IQ nya tinggi maka artinya tidak ada masalah di kognitifnya. Hanya masalah mental yang terkesan miskin. Miskin emosi bisa awal dari masalah ini, misalnya kurang memiliki kedekatan yang maksimal dengan orangtua. Coba cintai, dengarkan dan belajar melihat problema dari sudut pandangnya.

  20. Saya memiliki anak 5 tahun 3 bulan, 4 orang anak tiri yang sudah gadis setingkat SMA dan kelas 3 SMP. Anak saya yang berumur lima tahun ini sering bermain dengan kakak-kakaknya, tetapi yang namanya masih kecil banyak prilakunya yang cengeng dan merasa dirinya yang paling disayang, sehingga ketika sedang bermain dia sering dengan adegan menumbuk, menyepak, pokoknya adegan-adegan berkelahi, sehngga kadang-kadang kakaknya ini kena. Seperti baru saja terjadi saat sedang bermain, anak saya yang lima tahun ini memukul muka kakaknya sehingga bapaknya memukuli anak saya yang lima tahun ini, dan selalu menafsirkan setiap anak saya yang lima tahun ini memukul atau menyepak dalam bermain ditafsirkan suami saya kalau anak saya membenci kakaknya. Seringkali diucapkan suami saya kata-kata tidak mengizinkan prilakunya ini terhadap kakaknya kepada anak saya yang masih 5 tahun ini, padahal anak yang lima tahun ini, anaknya juga. Bagaimana sikap saya untuk melihat keadaan ini?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Coba gunakan Hypnosleep, dengan sugesti “makin hari kamu makin sayang sama kakakmu” atau ” tangan untuk menyayang ” gunakan kreativitas anda. Artikel mengenai hypnosleep dapat anda pelajari di artikel Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Anak?.

  21. Anak saya berumur 10 tahun, sifatnya suka membantah, cuek, keras kepala, tetapi paling penakut.
    Saya sering terbawa emosi dengan sikapnya. Bagaimana cara mengatasi anak dengan sifat seperti itu?
    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Cobalah belajar mengerti dan mau mendengarkan apa yang menjadi keluh kesahnya, seperti “bagaimana di sekolah sayang, senang?” adalah cara memancing komunikasi. Anda bisa mempelajari banyak tentang hal ini di artikel kami Pentingnya Memahami Kebutuhan Emosional Anak.

  22. Anak saya berusia 2 tahun, setiap bermain suka menghancurkan semua mainannya. Sifatnya yang suka pemarah dan tidak suka tidur malam.
    Bagaimana cara mengatasi sifat anak saya ini?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Berikan sugesti positif kepada dia secara langsung, misalnya “nak (atau sebut nama), ini mainan cara bermainnya begini (tunjukan caranya), makin hari makin mudah buat kamu untuk sabar dan papa mama sayang sama kamu” atau jika anda mau melakukan hypnosleep anda bisa membaca artikel di website kami Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Anak?.

  23. Jujur, apa yang ditulis diatas itu yang aku alami sekarang, kadang aku pengen seperti orang normal
    Apa aja yang harus aku lakukan supaya sifat aku ini berubah?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Sadari dan miliki kebiasaan dan disiplinkan diri, misalnya miliki kebiasaan membaca buku positif, kebiasaan bersyukur bukan menggerutu.

  24. Jadi terinspirasi nih, makasih ya

    Reply
  25. Memahami ciri-ciri karakter anak yang sedang memiliki masalah sangat baik. Bagaimana caranya menghadapi kelakukan anak yang menurut saya memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan dalam artikel disini?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Berikan perhatian dan cinta serta, fokus kepada dirinya. Berikan waktu luang yang berkualitas dan jalin komunikasi dengan bahasa dan kegemarannya sehari-hari.

  26. Thanks for the good sharing!

    Reply
  27. Permisi, jika diperkenankan apakah saya boleh mengetahui nama penulis dari artikel ini? Hal ini berkaitan dengan saya jadikannya artikel di atas dalam tugas kuliah saya. Terima kasih.

    Reply
  28. Saya punya 2 anak tiri yang selalu mencari perhatian, kalau dinasehati selalu dianggapnya mengganggu, banyak menuntut ini itu, suka menjelekan orang lain dan selalu menganggap merekalah yang paling benar.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Cobalah untuk “libur” menasehati, coba dekati dan beri perhatian dan sayang lalu dengarkan saja mereka, ini merupakan pintu masuk bagi mereka untuk mau menerima nasehat.

  29. Bagaimana cara menghadapi anak usia 10 tahun agar tetap tenang mengatasinya dan dia mau mengikuti aturan yang kita buat?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Berikan contoh dan repetisi, ulangi dengan tegas dan kasih sayang. Tidak perlu dibentak atau disakiti secara emosi (bentak atau mata melotot saat bicara dengan dia).

  30. Bagaimana memberikan perhatian kepada anak dengan keadaan saya dan suami sudah pisah? Dan semenjak pisah saya tidak bisa memberikan perhatian seperti anak-anak lain, karena saya tidak tinggal bersama anak. Disisi lain saya dilarang untuk menemui anak saya. Bagaimana cara mencari perhatian anak dalam keadaan ini seperti ini? Anak saya sekarang berumur 3 tahun.

    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Ini bukan cara memberikan perhatiannya yang penting, tetapi konsolidasi dan solusi dari anda dan mantan pasangan anda yang jauh dibutuhkan.

  31. Saya mempunyai anak laki-laki usia 6 tahun 10 bulan, sampai sekarang kalau makan tidak mau sendiri, maunya disuapi. Kadang-kadang saya suka membandingkan dengan keponakan saya yang usianya sama, tetapi sudah mandiri untuk makan sendiri. Anak saya tidak merasa termotivasi, tetap tidak mau makan sendiri. Apakah sikap saya salah? Bagaimana cara menyikapi sikap anak saya ini?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      1. Kalau makan suruh makan sendiri, sebaiknya anda katakan dahulu “nanti mulai minggu depan adek mulai makan sendiri ya, mama sudah tidak menyuapi lagi, sekarang mama ajarkan dan bantu bagaimana makan yang baik”.
      2. Gunakan teknik hypnosleep.

  32. Ya setuju sekali, keluarga memang menjadi faktor yang penting dalam pendidikan seorang anak.
    Salam kenal ya.

    Reply
  33. Menarik dan inspiratif sekali artikelnya.

    Reply
  34. Anak saya berusia 18 tahun, di rumah asyik sendiri dengan dirinya sendiri dan tidak peduli ada kerepotan apapun di rumah. Setiap hari di depan komputer buka internet atau melukis sampai berjam-jam. Kalau dipanggil dimintai tolong apa-apa marah, disuruh sholat marah. Dulu waktu SD SMP nilai masih bagus masih masuk peringkat, sekarang di SLTA mengeluh terus katanya pelajaran sulit. Padahal teman-temannya waktu SD SMP yang dulu dibawahnya sekarang malah bagus.

    Saya betul-betul tidak mengerti kenapa?
    Saya khawatir sebab dia dinasehati diam tetapi tidak dilaksanakan.
    Bagaimana sebaiknya mengatasi anak seperti ini?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Coba pahami dulu, dia mendapatkan kenikmatan di dunianya (komputer) sendiri daripada di dunianya dalam keluarga. Coba koreksi dahulu, apakah dia sering tidak mendapat perhatian atau kasih sayang yang tidak bersyarat.

  35. Salam kenal Pak, saya salah satu pendidik untuk anak usia balita. Beberapa anak didik saya mempunyai kecenderungan untuk susah diatur dan juga berkata negatif. Bagaimana cara efektif untuk meningkatkan harga diri seorang anak? Dan mohon penjelasan lebih lanjut tentang 3 jenis kebutuhan anak dan bagaimana cara penerapannya dalam dunia sehari-hari?

    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Harga diri ditingkatkan tanpa ada pengrusakan seperti makian, pelabelan dan pelampian emosi secara tidak sehat dari ortu dan pendidik.
      Rasa aman dan penerimaan, terima dia apa adanya dan berikan rasa aman (dari takut, kuatir dan cemas), jadilah sandaran bagi anak yang perlu tahu dan tidak tahu apa-apa tentang dunia ini.
      Kontrol diri, ajarkan untuk mengambil keputusan tentang kegiatan sehari-hari. Seperti: mau les jam berapa? mau makan jam berapa? dll.

  36. Saya mau tanya. Saya punya ponakan suka “ngebleng”, kalau lagi bengong sering tidak denger samping kanan kiri. Kita goyang-goyangin badan tidak di respon tetapi bengong. Apakah ada gangguan kejiwaan? Terima kasih

    Reply
  37. Saya mempunyai adik sepupu umurnya 5 tahun, setiap hari ditemani oleh baby sitter.
    Anak ini sangat sulit mendapat bujukan bahkan agak nakal, tetapi jika ada orang tuannya anak ini berkelakuan munafik dalam arti jadi penurut.

    Jadi bagaimana seharusnya memperlakukan anak ini dengan baik agar baby sitternya bisa betah?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Perlakukan sama seperti saat ada orangtuanya.
      Jika pola asuhnya berbeda, orangtua tipe asuhnya A dan baby sitter tipe B maka anak akan belajar bermuka 2.

  38. Selamat pagi bapa. Apa kabar hari ini?

    Saya ingin bertanya, ketika saya memutuskan untuk mengurus anak adik suami sejak 0-5 tahun (sekarang), saya bersikap hati-hati dalam menangani perkembangan emosi anak tersebut. Saat ia butuh bermain, saya membaurkannya dengan saudara kandungnya. Banyak hal yang bertolak dari apa yang saya tanamkan. Setiap kali ia bermain setiap kali pula saya memberikan pengertian dan penjelasan. Saat ini saya harus menitipkannya pada ibu kandung si anak dalam jangka waktu 2 bulan, karena saya tugas keluar.

    Pertanyaan saya, bagaimana dampaknya pada anak ketika kita meninggalkannya dalam kurun waktu tersebut?
    Bagaimana saya harus bersikap? Apa solusinya?

    Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Dampaknya, anak akan belajar kebiasaan baru yang mungkin bertentangan dengan pola asuh anda. Sikap anda, bisa menerima atau juga bisa bernegosiasi, tentang kebiasaan dan pola anda dalam mengasuh anak ini.

  39. Saya mempunyai anak dan anak tiri (adopsi), antara anak saya dan anak tiri saya sering terjadi iri hati.padahal saya sudah berusaha untuk adil. suami saya terkadang juga merasa jengkel dan masa bodoh karena kenakalan anak saya sendiri. saya pikir kenakalan itu hanya untuk mencari perhatian kita saja. bagaimana solusi agar anak saya bisa nurut dan ga ada iri satu sama lain, tolong solusinya. Trims

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Anak tidak memiliki logika berpikir dan berperasaan seperti orang dewasa, tetapi mereka tahu hal sederhana baik dan jahat. Bagaimana supaya baik? Perhatikan, cintai dan dimengerti. Dimengerti ini adalah bagian dari proses yang butuh waktu, cobalah berkomnikasi dari sudut pandang anak, berdirilah sejajar, berkomunikasilah dan belajar mengerti dia.

  40. Salam inspiratif

    Putri saya berusia 13 tahun, sudah mulai senang dengan lawan jenis, kosentrasi belajar berkurang, tidak peduli dengan keadaan sekitar dan sedikit keras kepala. Apabila disuruh yang berkenaan dengan kepentingannya saja dia agak sulit (seperti belajar, sholat, mandi dan lain-lain).

    Belum lama ini dia sering berbohong dalam urusan pulang sekolah, padahal jam 13.30 kegiatan sekolah sudah usai tetapi selalu sampai rumah menjelang magrib (jarak sekolah ke rumah hanya 30 menit). Dia memberi alasan karena belajar kelompok, ada pelajaran tambahan dan lain-lain yang berurusan dengan sekolah. Menurut saya itu hanya sekedar untuk membela diri agar tidak terlihat salah.

    Apa yang harus saya lakukan? Bagaimana mengatasinya?
    Terima kasih.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Pahami saja bahw itu normal, usia seperti itu adalah usia dimana dia belajar tentang komunitas sosialnya. Yang perlu dilakukan adalah anda berubah menjadi temannya, teman tidak menasehati tetapi mengerti dan “mengarahkan dia” serta mau mendengar.

  41. Sedih saya lihat kehidupan saya, sekarang umur saya sudah 20 tahun. Tetapi sampai sekarang saya jarang ngobrol dengan ayah, saya iri liat teman-teman yang lain bisa dekat dengan ayahnya, ngobrol bareng dan lain-lain. Sedangkan saya apa? (kadang saya berpikir hidup ini tidak adil) dan dalam hati ini, saya sangat benci sama ayah karena sering buat ibu menangis, taunya hanya marah-marah. Tidak pernah dia mengerti perasaan anak-anaknya, yang bisa saya lakukan hanya mengaduh dengan Allah dan minta keadilan.

    Beruntung anda mendapat ayah yang dekat dengan anda, perhatian, peduli dan ngerti arti keluarga.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Terima kasih, sabar dan teruslah dekat dengan sang pencipta.

  42. Anakku masih ngompol padahal usianya sudah 9 tahun dan sekarang kelas 4 SD. Hampir semua metode sudah dilakukan dengan memberikan reward kalau dia berhasil tidak ngompol. Perilakunya saat dimarahin keliatannya mendengar, ia diam dan malah tampak jadi kaya orang bingung. Saya harus bagaimana ya?

    Reply
  43. Saya punya keluarga yang bisa dibilang tingkat emosinya tinggi. Ibu saya tidak bisa mengontrol emosi ketika sedang memarahi anak. Saya anak pertama, adik saya ada 2 yang pertama kelas 3 SMP, yang ini dia suka marah-marah membuat telinga saya pusing dan yang terakhir kelas 2 SD. Adik saya yang kelas 2 SD ini sangat bandel, tidak mau diatur, dan pemberontak. Sedangkan di rumah hanya saya yang bisa mengatur emosi adalah saya, dibandingkan ibu saya. Saya khawatir kondisi adik saya takutnya sampai dewasa menjadi seorang yang pemberontak. Bagaimana solusinya?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Berikan pengertian pada ibu anda, kami memahami mendidik dan mengurus anak bukan perkara mudah bagi seorang ibu (yang mungkin belum tau caranya), sarankan saja ibu anda untuk belajar dari website kami dan perlahan tetapi pasti pengertian itu akan muncul dari benaknya dan mempermudah urusan mengatur emosi ibu anda.

  44. Bagaimana caranya mengatasi masalah-masalah seperti menarik diri, menolak kenyataan dan kurang terbuka pada orang tua?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Caranya adalah orang tua yang sebaiknya sadar jika ini berkaitan dengan anak, mau lebih dahulu terbuka, menerima anak dan memberikan cinta tidak bersyarat.

  45. Bagaimana caranya mendidik anak yang sering dimanja oleh bapak ibunya? Setiap ada keinginan pasti dipenuhinya dan anak menjadi anak ini jadi suka melawan pada orangtua, tidak menurut sama orangtua. Saya menyadari ini semua kesalahan orangtua yang selalu memanjakannya.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Anda sudah tahu, tidak usah dimanja. Pasti sakit pada awalnya, tetapi kelak jauh lebih baik bagi kehidupannya.

  46. Bagaimana caranya mendapatkan E-Book 7 Hari Membentuk Karakter Anak?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Untuk pembelian ebook dapat dilakukan secara online.
      Dengan cara melakukan pembayaran secara transfer.

      Ke BCA 463 040 6078
      Atas nama Alex Hadi Prajitno
      Sebesar Rp 59.000

      Untuk memudahkan pengecekan, ada baiknya jika anda mentransfer ke rekening BCA dengan jumlah yang unik.
      Misalnya Rp 59.088 atau Rp 59.001.

      Setelah melakukan pembayaran, silahkan konfirmasikan nama lengkap anda dan jumlah yang anda transfer melalui email.
      Link download akan dikirimkan melalui email setelah konfirmasi pembayaran kami terima.

      Terima Kasih

  47. Bagaimana cara mengatasi anak 6 tahun 9 bulan (SD kelas 1) yang tidak bisa komitmen? Semua janjinya dilanggar, saat ini sudah tidak mau masuk sekolah selama 1 bulan dengan alasan yang bermacam2. Kami sudah mulai cara yang paling halus yaitu dibujuk, dberi hadiah, sampai dimarahi tetap tidak mempan. Dengan kata lain “semau gue”

    Kami berdua bekerja dan ada PRT di rumah.
    Mohon sarannya Pak Timothy.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Coba berikan hypnosleep, bisa anda pelajari di artikel yang ada di website kami. Kata-katanya bisa “makin hari sekolah adalah hal yang menyenangkan” atau bisa juga anda cek mungkin ada hal yang tidak menyenangkan di sekolah bagi anak anda.

  48. Bagaimana cara mengatasi anak yang susah diatur? Sering sekali ngambek kalau punya peermintaan harus dituruti.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Mulailah diatur, anda memulainya dengan cara yang kurang tepat sehingga terjadi hal ini. Anda tahu, anak ini sudah saatnya belajar untuk diatur. Aturlah anak sesuai porsinya dan tetaplah menggunakan kasih sayang dalam memberikan peraturan tersebut. Mengatur anak tidak selalu harus dengan suara keras, tetapi bisa dengan himbauan, rayuan dan kasih sayang.

  49. Poin 6 diatas ada pada anak saya yang saya ketahui dari gurunya ketika mengambil raport, jadi bagaimana untuk melatih supaya image tersebut hilang?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Artinya anak anda butuh diperhatikan. Dengarkan saat dia berbicara, berikan perhatian dan kasih sayang di rumah, sehingga dia tidak perlu mencari perhatian dari luar.

  50. Dear Pak Timothy

    Saya punya anak 1, sekarang sudah SMP kelas 1. 2 Bulan lalu dia ngambek tidak mau sekolah, sebelumnya dia sekolah di pondok, yang akirnya diminta pindah. Sekarang dia sudah pindah di SMP umum, namaun dalam perkembangannya dia sulit diatur, menang sendiri, tidak semangat, selalu telat bangun, sholatnya bolong-bolong, ke orangtua tidak mau menghormati. Harus bagaimana cara mendidiknya? Berbagai macam pendidikan sudah dicoba, tetapi hasilnya masih jauh dari harapan. Tolong masukannya supaya anak saya bisa menjadi semangat sekolah dan beribadah, serta hormat kepada orangtua.

    Terima kasih

    Salam
    Widodo DH

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Ini adalah proses yang terlambat, anak belajar disiplin itu sejak dari TK, bukan sejak SMP. Sebaiknya anda ambil tindakan tegas namun penuh kasih sayang. Anda harus banyak belajar sekarang, daripada nanti anda kesusahan saat anak ini sudah beranjak SMU. Hindari bebrpikir untuk menyerahkan anak ini pada pihak lain untuk diajarkan disiplin dan hormat kepada orangtuanya selain dari anda sendiri. Kami memiliki banyak sumber yang sudah kami tuliskan di website ini, sangat praktis dan aplikatif. Selamat belajar.

  51. Anak saya perempuan berumur 10 tahun kurang 3 bulan. Saat ini saya merasakan anak saya menjadi penakut, tidak percaya diri, mudah marah, dan sulit diatur. Memang saya sering memarahinya, terkadang dengan teriakan dan bentakan, yang ingin saya tanyakan apakah anak saya bisa berubah? Bagaimana cara saya mengatasi diri agar tidak gampang marah kepada anak? Terima kasih

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Bisa, mulailah dari diri anda. Jika anda penuh cinta dan sabar, dia akan mencontoh anda. Jika anda pemarah dan memukul, maka dia akan mengekspresikan kemarahan dengan memukul dan berteriak. Anak belajar dari contoh, bukan hanya nasehat yang tidak jelas dalam bayangan dan benaknya.

  52. Anak kebanyakan belajar dari apa yang mereka lihat dibanding apa yang diajarkan, makasih ya infonya.

    Reply
  53. Bagaimana cara menghilangkan rasa malas dan bosan terhadap seorang anak atau remaja?

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Lakukan aktivitas yang berbeda, bergabunglah dalam komunitas yang positif.

  54. Saya ibu 2 anak, cewek 11 tahun dan cowok 7 tahun. Anak saya yang cowok 7 tahun, sejak 5 bulan yang lalu dia menunjukkan tanda-tanda poin 1,2,4,6 dan saya dapat laporan dari guru kelasnya kalau anak saya sering mengganggu di kelas (menangis dan teriak-teriak di kelas) dan sering ketakutan di bully temannya. Padahal temannya hanya mau duduk disebelahnya saja. Dia hanya punya 1 orang teman dekat yang baik sekali anaknya. Pelajaran dia di sekolah umumnya baik. Dia pandai membaca (diatas rata-rata teman sekelas) dan pelajaran matematika. Tetapi dia sering mengeluh kalau dia tidak pandai olah raga, dia pelari terlambat di sekolah, banyak keluhannya. Saya bilang dia kalau setiap orang punya talent berbeda, its ok. Tetapi karena kakaknya selalu top ranking di sekolah dari kelas 1 sampai kelas 6, sering mendapat medali untuk kompetisi berenang dan pelajaran, bahkan dikirim jadi duta sekolah untuk kompetisi dengan sekolah lain, sepertinya dia minder dengan kakaknya. Sebetulnya dia pun punya kemampuan seperti si kakak, tetapi sering on dan off, lebih banyak isengnya dan tingkahnya yang untuk sebagian orang lucu dan cute. Tetapi kalau terlalu sering orang (gurunya) juga akan menyebutnya mengganggu. Waktu disekolahan memperingati natal, karena kami muslim saya memberitahukan kalau kami tidak merayakan natal, teapi itu dibicarakan ke semua teman dikelasnya sehingga semua orang merasa tergannggu. Padahal saya maksudkan untuk memberitahu kalau itu ritual agama lain. Sehingga saya binggung sekarang harus bagaimana bersikap. Dia juga beberapa kali marah dengan asisten guru dikelas, dengan kata-kata yang kurang sopan. Apa yang harus saya lakukan agar anak saya menjadi mudah dalam bergaul, diterima oleh teman-temannya dan menurut dengan guru di kelas? Karena dengan saya di rumah dia jarang membantah, tetapi kalau di sekolah mengapa dia berlaku beda. Apa karena asisten gurunya sering mengancam dia sehingga dia merasa tidak aman? Apa yg harus saya lalukan. Apakah dengan terapy hypnosleep anak saya bisa menjadi baik di sekolah? Terima kasih.

    Reply
    • Pendidikan Karakter

      Hypnosleep bisa membantu. Anda bisa langsung bertanya ke anak anda, atau ke sekolah dan menceritakan kasus anda, sekolah mungkin bisa membantu. Kerjasama sekolah dan orangtua akan sangat berdampak lebih baik untuk perkembangan anak anda.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>