Apa Bedanya Mendidik Anak Laki-Laki dan Perempuan?

Seorang ahli syaraf Dr. Jeany Heresty, melalui risetnya menemukan bahwa dalam otak perempuan, bagian yang dikhususkan untuk menangani bahasa, secara proporsional lebih besar 20-30% dibanding pada anak laki-laki. Bahasa adalah “main tools” atau alat untuk mengembangkan kecakapan berpikir.

Saat kita mau mempelajari apa pun pasti butuh bahasa. Belajar sains, sejarah, agama, matematika, dan lain-lain, semuanya butuh bahasa yang baik. Dengan begitu, anak yang kemampuan bahasanya tidak berkembang bagus maka ia akan mengalami masalah di sekolah.

Ada suatu mitos yang mengatakan bahwa anak perempuan lebih cepat belajar bicara daripada anak laki-laki, dan itu memang ada benarnya. Di sekolah, anak perempuan akan lebih gampang diajari daripada anak laki-laki.

Coba saja kita perhatikan murid-murid di kelas 1 dan 2 SD. Kita bisa melihat bagaimana guru setengah mati mengajar murid laki-laki, mereka butuh energi lebih besar. Mengapa? Karena murid laki-laki cenderung bergerak, sedangkan murid perempuan cenderung lebih siap untuk belajar.

Untuk itu, jika kita telah mengetahui fakta-fakta seperti ini, kita bisa mencegah timbulnya problem-problem yang akan muncul di kemudian hari, seperti kesulitan belajar dan penanganan perilaku.

Kita pun kini dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sehingga ketika anak laki-laki kita berkembang melewati fase-fase tadi maka mereka sudah terarah energinya untuk hal-hal yang positif, yang diperlukan olehnya saat menginjak tahap perkembangan berikutnya.

Ingin tahu tipe kepribadian anda? Yuk coba tes kepribadian ini.
Semoga bermanfaat.

Baca: 5 Cara Jitu Melatih Kekuatan Mental

You have Successfully Subscribed!