Kenali 8 Jenis Kecerdasan Anak Yang Sering Diabaikan Orangtua

Anak dengan kecerdasan interpersonal biasanya tertarik menekuni bidang yang berorientasi dengan orang lain seperti menjadi pengajar, konseling, manajemen, atau politik. Mereka cenderung peka terhadap perasaan, motivasi, dan keadaan mental seseorang.

Kecerdasan interpersonal memungkinkan kita untuk berkomunikasi dan memahami orang lain, mengerti kondisi pikiran atau suasana hati yang berbeda, sikap atau temperamen, motivasi dan kepribadian.

Kecerdasan ini juga meliputi kemampuan untuk membentuk dan mempertahankan suatu hubungan. Seorang anak dengan kecerdasan interpersonal yang baik akan suka sekali berinteraksi dengan anak lain yang seusianya.

Mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kawannya dan biasanya sangat menonjol dalam melakukan kerja kelompok. Kecerdasan interpersonal yang berhasil dikembangkan dengan baik akan sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam hidupnya setelah mereka menyelesaikan pendidikan formalnya.

5. Kecerdasan Musikal

Kecerdasan Musikal

Seorang anak dengan kecerdasan musikal yang berkembang baik mampu mendengarkan dan memberikan respons yang baik terhadap berbagai jenis suara. Mereka akan menikmati dan mencari kesempatan untuk bisa mendengarkan musik atau suara alam.

Anak dengan kecerdasan ini dapat mengerti nuansa dan emosi yang terkandung dalam suatu musik. Mereka biasanya senang mengumpulkan musik dalam bentuk rekaman maupun dalam bentuk tulisan atau cetak.

Selain itu mereka juga mampu bernyanyi atau bermain alat musik dengan baik, pandai menggunakan kosakata dan notasi musik, serta senang melakukan improvisasi dan bermain dengan suara. Dengan kata lain mereka mampu menciptakan komposisi musik, dan melakukan analisis terhadap suatu musik.

Anak dengan kecerdasan musikal biasanya tertarik menerjuni karier sebagai penyanyi, pemain musik, produser, guru musik, konduktor, atau teknisi musik.

Kecerdasan musikal adalah jenis kecerdasan yang paling awal berkembang. Sejak bayi masih dalam kandungan, bayi sudah belajar mendengarkan suara detak jantung dan suara ibunya.

Banyak filsuf terkenal yang memasukkan musik sebagai komponen yang sangat penting dalam proses pendidikan. Plato mengatakan bahwa ritme dan harmoni akan masuk ke dalam jiwa manusia dan akan berdiam di sana, membuat pikiran serta tubuh menjadi serasi.

Konfusius mengatakan bahwa pengaruh musik terhadap manusia mempunyai efek personal dan politik. Pada zaman abad pertengahan dan masa renaisans, musik merupakan salah satu pilar dari empat pilar pendidikan lainnya. Tiga pilar lainnya adalah geometri, astronomi, dan aritmatika.

You have Successfully Subscribed!