7 Cara Cerdas Dalam Memuji Anak

Tidak ada pesan tersembunyi, pujian tidak dilakukan untuk menyindir orang lain, atau memanding – bandingkan. Misalnya “Kakak hebat deh juara paduan suara, adik belajar kaya kakak supaya juara nyanyi, kan keren kalau nanti bisa tampil di depan.”

Fokuskan pada keuntungan diri sendiri, arahkan pujian pada keuntungan dia memiliki sikap yang baik. Misalnya “Kamu rajin ya, jadi nanti kalau mau ada ujian kamu sudah siap, atau jika ada tes mendadak kamu sudah siap.”

Tidak memanipulasi, gunakan pujian dengan tepat, bukan untuk keuntungan orang lain. Misalnya “Anak cantik bisa tolong ambilkan handphone papa?”

Puji akan usahanya bukan hasilnya. Misalnya “Kamu tadi belajar pakai baju renang sendiri ya, hebat kamu” atau “Hei nak, tadi ayah melihat kamu membersihkan kotoran yang di ujung meja, hebat kamu mau belajar membersihkan.”

Semoga bermanfaat.

Ingin tahu tipe kepribadian anda? Yuk coba tes kepribadian ini GRATIS!

Baca: Ungkap Rahasia Karakter Anda Dengan Tes Kepribadian


3 Comments on “7 Cara Cerdas Dalam Memuji Anak”

  1. Sangat bagus untuk pengetahuan orangtua dalam menyikapi dan mendidik prilaku anak. Dan bagi saya sendiri merupakan pembelajaran orangtua dalam mengolah atau mengontrol emosi pada anak agar dapat memberi contoh yang layak dan baik.

  2. Ada dua hal yang penting dalam mendidik anak, ketika ada pujian, maka juga harus ada hukuman, kedua hal tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Comments are closed.

You have Successfully Subscribed!