6 Cara Mendisiplinkan Anak

Kekurangterbukaan pada orangtua dan kemudian anak-anak mulai menanggapi negatif tentang segala sesuatu. “Yah biarin saja, memang jelek kok hasil pekerjaanku” nah itu adalah tanda seorang anak memiliki harga diri yang mulai terluka disana. Kita harus waspada dan mengganti pendekatan kita secepatnya.

Sekarang kita akan mempelajari apa saja yang perlu kita lakukan untuk menerapkan sebuah disiplin yang bisa membangun harga diri. Ingat seperti yang telah kita bahas tadi, disiplin itu ada tahapannya.

Disiplin adalah satu proses yang secara bertahap melatih seorang anak memiliki kontrol diri. Nah kalau begitu apa saja tahapan-tahapan yang kita perlu lakukan sehingga kita tidak sampai melukai harga diri seorang anak?

1. Meminta Kepada Anak

Meminta Kepada Anak

Ya, kita meminta pada anak untuk melakukan sesuatu, misalkan untuk menggosok giginya. “Papa minta setiap malam kamu gosok gigi ya, nanti papa akan temani, kalau kamu merasa tidak bisa nanti akan papa bantu.”

Kita perlu meminta anak untuk melakukan ini sampai beberapa kali, sehingga pada akhirnya mereka mulai terbiasa dan memiliki satu kebiasaan sendiri. Ya, kita minta dan minta terus seperti itu sampai menjadi sebuah kebiasaan bagi mereka.

Meminta saja cukup, itu yang kita lakukan. Ketika kita ingin meminta anak untuk melakukan sesuatu, maka mintalah jika tidak perlu melakukan yang lain lagi.

2. Memberikan Penjelasan

Memberikan Penjelasan

Berikan penjelasan yang benar dan tepat, tentunya dengan memperhatikan cara-cara komunikasi yang baik, bukan dengan ancaman atau hal yang dirasa membingungkan anak.

Misalnya jika bermain di depan pintu nanti kalau tidur malam bisa mimpi diganggu tuyul, padahal jika bermain di depan pintu menghalangi lalu lintas di dalam rumah. Dalam bagian ini termasuk memberikan penjelasan aturan mana yang boleh dan tidak, serta berikan penjelasannya. Komunikasikan peraturannya.

3. Memberikan Instruksi Langsung

Memberikan Instruksi Langsung

Biasanya ini untuk kegiatan yang sifatnya sudah mengarah ke hal-hal yang dapat membahayakan diri anak. Maka kita akan memberikan instruksi langsung dan memerintah dia.

You have Successfully Subscribed!