5 Cara Jitu Melatih Kekuatan Mental

Lalu ambil 1 langkah kecil setiap harinya yang bisa anda lakukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Ketika anda memiliki tujuan yang ingin anda capai, anda belajar untuk bertanggung jawab atas waktu dan masa depan anda.

Apakah anda ingin pergi ke gym lima kali seminggu atau anda ingin melunasi pinjaman mobil anda lebih awal, buatlah tujuan berdasarkan apa yang anda benar-benar mau dalam hidup. Kemudian, identifikasi satu langkah kecil yang dapat anda ambil sekarang untuk membantu anda mencapai tujuan itu.

Tulis daftar alasan mengapa anda ingin mencapai tujuan itu. Bawalah daftar itu bersama anda dan bacalah ketika anda tergoda untuk menyerah. menyelidiki “Mengapa” anda mau mencapai suatu tujuan dapat membantu anda tetap di jalur yang benar.

Bahkan ketika anda kehilangan motivasi, catatan tersebut membantu mengingatkan alasan dan motivasi anda untuk mencapai tujuan tersebut.

3. Identifikasi Hal-Hal Yang Anda Syukuri

Identifikasi Hal-Hal Yang Anda Syukuri

Sederhana tetapi seringkali terlupakan. Padahal rasa syukur memberikan manfaat mulai dari kualitas tidur yang lebih baik hingga peningkatan kebahagiaan, dan itu hanya membutuhkan dua atau tiga menit dari waktu Anda. Jadi luangkan waktu sebentar setiap malam sebelum tidur, renungkan dan identifikasi beberapa hal yang anda dapat syukuri hari ini dalam hidup Anda.

Apakah anda menghargai dan bersyukur karena hari itu adalah cuaca cerah, atau cuaca sedang hujan tapi ada tempat berteduh, atau ada yang membuat senang hari itu, atau badan yang sehat hari itu, dan lain-lain.

Daftar terima kasih dan rasa syukur anda mungkin mencakup hal-hal sederhana yang mudah anda terima begitu saja dan seringkali lupa disyukuri karena sudah terasa sangat biasa dan memang begitu seharusnya.

Coba renungkan jika hari ini hal-hal yang sudah biasa untuk anda tidak terjadi? Tentu kacau bukan? Itu akan membantu menyadarkan anda bahwa hal biasa pun patut untuk mensyukuri.

4. Tulis Surat Yang Baik Untuk Diri Anda

Tulis Surat Yang Baik Untuk Diri Anda

Seringkali kita “keras” pada diri kita sendiri. Kita meragukan diri sendiri, mengatakan bahwa kita tidak cukup baik, dan yang sudah kita lakukan sia-sia, dan lain-lain.

You have Successfully Subscribed!